DomaiNesia

Kamis, 08 Juli 2021

Ntb Siap Gelar L'etape Indonesia Tour De France 2021 September Mendatang

Gran Fondo New York (GFNY) Indonesia sudah usai digelar Minggu, 2 Oktober. 600 Peserta mengawali gowes dari pinggir pantai di Senggingi melalui  Bukit Jangkih dan Pusuk Pass dengan panorama yang eksotis.

Mataram - Nusa Tenggara Barat (NTB) siap menggelar ajang L'Etape Indonesia Tour de France 2021 pada bulan September mendatang. Ajang ini akan dibarengi oleh 1.500 orang peserta.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi memimpin rapat pembahasan event balap sepeda L'etape Indonesia yang hendak diselenggarakan di Kuta Mandalika, Lombok Tengah bulan September 2021 mendatang.

Rapat yang diselenggarakan secara virtual ini didatangi 24 akseptor yang berisikan Direktur L'Etape Indonesia, Kapolda NTB, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah NTB, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan beberapa instansi-instansi terkait.

L'Etape Indonesia ialah merupakan bab dari Tour de France. Lomba balam sepeda ini akan dibarengi oleh 18 negara, yang berisikan beberapa negara benua Asia, Asia Tenggara, Australia, Afrika Utara, Amerika, dan lainnya.

Ajang balap sepeda ini memamerkan dua lintasan, yakni 125 kilometer dan 75 kilometer. Sebanyak 1.500 akseptor pembalap pecinta sepeda akan melintasi jalur pariwisata Mandalika, 10 hingga 12 September 2021 mendatang.

"Event ini akan memakai protokol kesehatan secara ketat, seumpama akseptor mesti menjalankan PCR sebelum melayang ke Lombok, mesti menenteng surat keterangan sehat dari dokter, dan tentunya akseptor mesti sudah divaksinasi," kata Yusron dalam keterangannya, Kamis (8/7/2021).

Tidak hingga disitu, selama event berjalan protokol kesehatan mesti tetap dijalankan, tidak cuma bagi akseptor namun juga semua hadirin yang datang. Seperti memakai masker, mencuci tangan, memakai hand sanitizer dan mengevaluasi suhu sebelum masuki ke venue.

Untuk menjamin kesterilan venue, panitia akan menyemprotkan disinfektan tiga kali sehari, mulai dari pagi sebelum event berlangsung, siang hari dan malam sehabis event selesai.

Dalam rapat virtual tersebut, Direktur Event L'Etape Indonesia Zacky Badrudin mengatakan, bahwa keikutsertaan 1.500 akseptor ini mempunyai potensi untuk menghadirkan sekitar 5.000 turis mancanegara.

"Bukan cuma olahraga, kiprah kami untuk menolong penawaran spesial pariwisata di Indonesia, utamanya NTB. Kami sudah mengiklankan event ini di sosial media secara global, sehingga akan dipahami hingga mancanegara," ujarnya.

Kapolres Lombok Tengah menyertakan ada beberapa keadaan jalan yang mesti di persiapan alasannya yakni hingga di saat ini masih dalam proses pengolahan pembangunan jalan di ruas Mandalika.

"Ada beberapa lokasi yang mesti di cek kembali untuk menentukan rute clear," tegasnya.

Perwakilan dari PHRI juga menyertakan bahwa akan disiapkan hotel-hotel yang sudah mendaptkan akta CHSE (Clean Health Safety Environment) biar akseptor extend lebih lama.

"Kami dari pihak perhotelan tengah merencanakan hotel-hotel yang tersertifiksi CHSE dan promo-promo paket rekreasi di tiga Zona Hijau Pariwisata (Gili Tramena, Mandalika, dan Sembalun) biar para akseptor dapat menikmati waktu lebih usang di Lombok," tutupnya.



Simak Video "Sensasi Gowes Melewati Jembatan Gantung di Curug Depok"
[Gambas:Video 20detik]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perkembangan Logo-Logo Tv Swasta Dari Tahun Ke Tahun

Masa 90an itu emang banyak kenangannya men. Membahas kala 90an emang mengasyikkan, tetapi juga mengharukan. Karena kita mengenang periode k...