DomaiNesia

Kamis, 08 Juli 2021

Wow, Balai Arkeologi Papua Sukses Peroleh Situs Residensial Prasejarah

Situs kampung usang abar

Jakarta - Penelitian Balai Arkeologi Papua di Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura sukses mendapatkan situs kampung usang Abar. Traveler tahu apa itu?

Kampung usang Abar ialah situs residensial prasejarah yang berada di tepi Danau Sentani. Permukaan situs ditumbuhi rumput ilalang, lingkungan sekitar situs pun berupa hutan sagu serta mata air.

Survei permukaan tanah di situs kampung Lama Abar sukses mendapatkan penggalan gerabah. Seperti diketahui, Kampung Abar ialah satu-satunya kampung di Papua yang masih eksis menghasilkan gerabah.

Pecahan gerabah ini sungguh unik, berlainan dengan gerabah yang dihasilkan oleh pengrajin gerabah tradisional Abar.Pecahan gerabah yang didapatkan di situs, terdapat dua jenis, yakni berdinding tebal dan berdinding tipis.

Gerabah berdinding tebal ialah tempayan yang pada masa kemudian dipergunakan untuk menyimpan tepung sagu dan air. Sedangkan Gerabah berdinding tipis, ialah periuk, digunakan untuk menghasilkan papeda atau untuk merebus makanan.

Gerabah di situs ini, bab tepiannya berfungsi selaku pegangan dikala mengangkat gerabah dari tungku. Selain itu, penggalan gerabah situs kampung Lama Abar juga berpola hias lubang, yang dibentuk dengan cara ditusuk.

Selain selaku estetika, lubang ini juga berfungsi untuk mengikat tali dikala gerabah diangkat atau untuk mengikat gerabah di atas perapian.

Ketua kalangan pengrajin gerabah Kampung Abar, Naftali Felle mengatakan, jenis gerabah yang didapatkan di situs telah tidak dibuat di Abar. Motif tersebut telah tidak didapatkan lagi dalam gerabah tradisional Abar alasannya yakni telah punah. Motif hias gerabah Abar masa kini lebih sederhana.

Motif gerabah yang telah punah sanggup dihidupkan kembali, yakni dengan menerapkannya pada gerabah masa kini Abar atau dipraktekkan pada produk inovatif lainnya, misalnya untuk motif batik khas Sentani.

Elvis kabey, kepala bidang kebudayaan, dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Jayapura menyampaikan situs kampung usang Abar sanggup dikembangkan untuk mendukung Kampung Abar selaku destinasi di tempat Danau Sentani bab tengah.

Penelitian arkeologi di Distrik Ebungfauw melibatkan dosen antropologi Universitas Cenderawasih, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbangda) Kabupaten Jayapura, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura.

Berdasarkan data Satgas COVID-19, Distrik Ebungfauw tergolong zona hijau di Kabupaten Jayapura. Dalam melakukan acara lapangan, tim peneliti mengikuti tolok ukur protokol kesehatan. Sebelum turun ke lapangan, masing-masing anggota tim melakukan rapid antigen.



Simak Video "Menkominfo Pastikan Layanan Telekomunikasi di PON XX Papua Lancar"
[Gambas:Video 20detik]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perkembangan Logo-Logo Tv Swasta Dari Tahun Ke Tahun

Masa 90an itu emang banyak kenangannya men. Membahas kala 90an emang mengasyikkan, tetapi juga mengharukan. Karena kita mengenang periode k...